28th October 2009

stomache..

Post Meta Posted by at 11:47 PM under bukanpunyamana post a comment  4 Comments »

Maksud hati ingin mengupdate blog..apa daya harus bolak-balik, mondar-mandir ke wc…so, next time ajah ya para pembacaku…hihihii…

cuman mau share aja, quotenya Paulo Coelho (liat di tweeter)…

Dont say “yes” if you  want to say “no”, “maybe” if you want to say “never”. U can’t hurt people with your decision

entah kenapa…so real…so true…

I just cannot write more with these winds occupied my stomach rite now…arrgghh…

23rd October 2009

You’ll never know, until you have it yourself

Post Meta Posted by at 11:15 PM under the queen's bubbly words post a comment  3 Comments »

It’s been 5 (five) straight days for me to help my mom in the store. Fyi, the store was newly opened for 5 days also. I have just realize that I am not suitable in just staying in store. Well, i’m not the one who can be a storekeeper. I think I will be most suitable as a buyer. Yup, yup…a buyer. I pick stuffs from the supplier and deal the prices.

Well, this post is not aimed to be the post where the writer complains the most, but I just want to write down the feeling from my point of view, the store owner daughter of a store owner, especially the one who still run it with traditional system.

It’s almost been 10 years (calculated from the year I got my 1st job  ^^) that I viewed life on the other side. It was definitely the opposite of the employer’s point of view. It was the place where someone will always think,”It does not make a big effect for me whether the customers buy our company’s products or not, I still got the salary”. The thing was that I did not realize that I have that kind of thought! (i feel like Nicole Kidman, in her movie, The Hours). I’m sort of shocking a little bit. Because actually, I spent 5 years to work in family’s business, and I still did not change my point of view towards my job. Fyi, if my mom or her siblings read this blog, I will surely get a long speech along my weekend. Thank God, nobody (in the circle of my mom n her siblings) reads this blog, especially the one which using english. I suppose…

Become a shop owner is not as easy as i thought. If someone ask me to tell about what kind of thing that will burden me the most, I will be mention 2 (two) things. First, it will be about how I throw those things in the market before the deadine and the last thing will be the waiting (of customers) to come in to the store and spend the money. I obviously understand now the statement that it is hard to make money nowadays. So, I should read and learn more to be an effective store owner.

Hopefully, this experience will teach me more about making my dreams come true..(especially in the field of money, works, and ……)

*smangattt*

13th October 2009

Amazing Thailand 17-22 Sept 09; Bangkok (Last Stop)

Post Meta Posted by at 4:33 PM under jalan-jalan, kerjaan post a comment  4 Comments »

Nah, ini yang terakhir dari serangkaian perjalanan kali ini, Bangkok a.k.a KRUNG THEP or kepanjangannya Krung Thep Mahanakhon Amon Rattanakosin Mahinthara Yuthaya Mahadilok Phop Noppharat Ratchathani Burirom Udomratchaniwet Mahasathan Amon Piman Awatan Sathit Sakkathattiya Witsanukam Prasit (กรุงเทพมหานคร อมรรัตนโกสินทร์ มหินทรายุธยามหาดิลกภพ นพรัตน์ราชธานี บุรีรมย์อุดมราชนิเวศน์มหาสถาน อมรพิมานอวตารสถิต สักกะทัตติยะวิษณุกรรมประสิทธิ์). Konon ini adalah nama ibukota terpanjang di dunia (stujuuuu…). Mengenai sejarah, arti nama, demografi, dll tentang ibukota Thailand ini bisa dibaca di sini

Perjalanan dari Pattaya ke Bangkok, kita teuteup naek bis. Kali ini, peserta banyak yang bobo (maklum, kita abis makan siang soalnya hehehe…), so ga terasa, nyampe lah kita di hotel tempat kita menginap di Bangkok, Grand Mercure Fortune. Hotel yang tepat berada di pintu keluar BTS Phra Ram 9 (=baca Phra Ram Kao)ini menyambung dengan beberapa mall,meski bukan kategori mall yang cukup gede, yakni, Fortune Town IT Mall n Tesco Supermarket. Pas waktu kita datang, di depan Fortune Mall pas ada acara seperti bazaar (menyambut lebaran kaliii…——>gak kok, ini cuman tebakan doank…)yang diadakan tiap jam 10.00 pagi sampe 10.00 malem. Bazaar menyediakan jajanan khas Thai, maupun masakan lokal. Juga ada sedikit stand yang menjual kaos, baju fashion, tas, dll. Lumayan, sempet njajan juga di sini, (ditraktir lagi…hihi^^v), sejenis kue martabak manis yang dalamnya kelapa muda ditaburi gula, enaak (sampe kangen sekarang)…

kamarku@ Grand Mercure Fortune Bangkok, tapi yang twin (sory, ga dapet gambarnya)

kamarku@ Grand Mercure Fortune Bangkok, tapi yang twin (sory, ga dapet gambarnya)

tempatku ber-brekkie ria...

tempatku ber-brekkie ria...

*taken from: www.agoda.com

Satu jam setelah check in, kita dinner di Royal Dragon Restaurant. Resto ini masuk di Guinness Book of Record sebagai resto terluas di dunia. Pelayan-pelayan pake seragam a la china, tapi pakai rollerblade, keren ya…Trus ada atraksi juga, berkostum ala pangeran, pake rollerblade, bawa panci ala steamboat yang dikasi dry ice, trus naek flying fox. Keren ya…(daritadi kereeen mulu…). Cuman satu, ada yang ga bikin keren, flying foxnya ada suara kayak mobil yang gigi persnelingnya kurang naek gitu hihihihi…(yaiya laa, orang naeknya flying fox, kalo bisa ganti gigi, dijamin penonton malah ngakak laaah). Rata-rata peserta puas dengan makanan di resto ini, selain atraksi tadi, juga ada panggung kebudayaan tari-tarian tradisional Thai. Waktu rombongan lagi bersantap, yang sedang ditarikan adalah cuplikan dari legenda Ramayana (ada Hanoman, Shinta, dan Rama, jadi teringat kampung halaman…)

Royal Dragon Restaurant

Royal Dragon Restaurant

Pelayan-pelayan dalam kostumnya. Yang paling depan itu yang naek flying fox.

Pelayan-pelayan dalam kostumnya. Yang paling depan itu yang naek flying fox.

*taken from: www.royaldragon.com

Puas bersantap n berfoto-foto, malam ini lanjut ke tempat shopping berikutnya Suan Lum Night Bazaar. Untuk keterangan tentang how to get there, location, dll bisa diklik di link tersebut sebelumnya. Di lokasi shopping yang buka sampe tengah malam ini terbagi menjadi beberapa section, dari section makanan (ada cafe-cafe,dll), trus furniture, handicraft, n fashion. Bus parkir kurang lebih 500m dari pasar. Toilet ada di satu lokasi, di samping Doitung Cafe. Dari semua toilet di Thailand yang aku mampirin kali ini, toilet di sinilah yang standardnya kurang. But, it’s okay, air masih mengalir deras, ada wastafel n sabun ^^. Suasana pasar seperti layaknya pasar malam dimana mobil dilarang masuk, n bagi yang suka belanja blusukan (= masuk-masuk ke tempat-tempat terpencil), di sini tempatnya. Banyak skali kios yang letaknya terpencil, tapi unik penataannya. Untuk barang-barang fashion, harganya lebih murah daripada di tanah air, tapi masih lebih murah di Chatucak. Sayangnya kali ini kita cuman ke Suan Lum Night Bazaar n MBK (untuk shoppingnya).

Suan Lum dari arah tempat parkir bis (tiang Suan Lum), toilet belok kiri...

Suan Lum dari arah tempat parkir bis (tiang Suan Lum), toilet belok kiri...

Doitung Cafe@ Suan Lum Night Bazar, tempatku menunggu peserta belanja. Kopinya enyaakk...

Doitung Cafe@ Suan Lum Night Bazar, tempatku menunggu peserta belanja. Kopinya enyaakk...

Sepulang dari Bangkok, karna masih teringat rasa kopi DoiTung yang enyaak, aku browsing-browsing di sini. I found lots of wonders di balik kopi Doi Tung. Ternyata kopi yang dipanen dari dataran Doi Tung ini dipanen dari ex-ladang opium. Project ini diprakarsai oleh Ibu Suri Ratu, Putri Srinagarindra, dibawah Mae Fah Luang Foundation. Jadi organisasi ini didirikan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah Doi Tung. Keren…so, everybody, boleh dong kalo ke Suan Lum, mampir sejenak untuk ngadem n beli kopi. Itung-itung kita bantu masyarakat daerah Doi Tung. *berharap& berdoa suatu saat di Indonesia juga ada organisasi-organisasi seperti ini*

Jadwal hari terakhir di Bangkok justru merupakan inti dari kunjungan kali ini, coz kita akan mengunjungi The Grand Palace, yang juga satu lokasi dengan Wat Phra Kaew a.k.a The Emerald Budha Temple.Harap memakai pakaian sopan untuk cewek (tidak memakai singlet atau celana pendek, begitu juga pria).  Tapi kalo udah terlanjur, bisa pinjem kain dan kemeja (kemeja warna abu-abu gelap). Sandal kali ini sudah diperbolehkan untuk masuk.  Untuk toilet di Grand Palace, letaknya tepat sebelum pintu masuk di sebelah kiri. Rada antri untuk toilet, namun dijamin kebersihannya. Sebelum masuk benar-benar disarankan untuk ke toilet dulu, karna sepanjang perjalanan (yang mana terasa panas menyengat, meski udara mendung) tidak terlihat ada toilet laen.  Sebelum masuk ke Kuil Emerald Budha, harap melepas sepatu di tempat yang sudah disediakan, dijamin ga ada yang ilang kok…hehe.

Keluar dari kompleks Grand Palace, kita jalan sebentar untuk naek boat menuju Wat Arun atau Temple of the Dawn. Letak pangkalan boat tidak terlalu jauh dari Grand Palace, melalui sebuah pasar.

Pintu Masuk pasar menuju boat terminal menuju Wat Arun

Pintu Masuk pasar menuju boat terminal sebelom ke Wat Arun, ada 7-Eleven di sebelah kiri kita nanti

Untuk belanja oleh-oleh barang traditional seperti kaos yang ada tulisan Thailand, sarung bantal,gantungan kunci, hiasan/gambar gajah dari pernak-pernik, di Wat Arun tempatnya. Tetap harus menawar yaa, tapi harga turunnya ga terlalu banyak. Meskipun begitu, di sini harga paling murah. Waktu di boat, boleh beli roti buat kasih makan ikan-ikan yang endut-endut penghuni Chao Phraya, siapa tahu beruntung bertemu ikan albino.

Dari Wat Arun, perjalanan dilanjutkan  menuju Wat Pho atau Reclining Budha. Sama halnya dengan di Emerald Budha, sebelum memasuki area, kita diharuskan membuka alas kaki, dan dititipkan di rak-rak yang sudah disediakan. Di dalam, kita bisa beli koin, dan dimasukkan ke mangkuk-mangkuk biksu, yang dimaksudkan buat derma. Beda dengan yang pernah aku kunjungi di Penang, Reclining Budha yang di Bangkok ini memang lebih megah.

Sorenya, bener-bener last stop di Bangkok, menuju MBK (Mah Boon Krong), mall sejenis Mangga Dua, Jakarta atau Pasar Atom di Surabaya. Komplek MBK ini berhadapan juga dengan komplek Siam Discovery, Siam Center, Siam Paragon,  n Siam Square. Jadi, bener-bener puas kaki melangkah untuk cuci mata. Untuk di daerah shopping ini ga ada saran atau tips khusus. Karena hampir sama dengan tempat-tempat belanja yang sudah disebutkan di atas tadi.

Sepulang dinner, sampai di hotel masih jam 08.30 pm, so peserta “lanjut” ke mall sebelah. Ada pengalaman lucu waktu aku ke Tesco Supermarket, ada turis bule yang tiba-tiba nyegat, trus nanya..

Tourist (t):  Do you speak English?

Me (m): yes…

T: do you know where energy drinks are?

M: well, i do speak english, but i’m also tourist, sorry, have no idea...(dalem ati: apa muka gua muka Thailand ya?cantik mana sama bencong???kkkk???)…

Okay, see you on my next trip…


7th October 2009

Amazing Thailand 17-22 Sept 09; Pattaya

Post Meta Posted by at 9:36 PM under jalan-jalan, kerjaan post a comment  5 Comments »

Yuuk,lanjut…

Setelah kira-kira 2 jam lebih dikit dalam body pesawat Royal Brunei (jadi inget salah satu bagian di buku The Naked Traveller, by Trinity, dia ga nyangka kalo pramugara dari Royal Brunei tampang-tampangnya kayak personel F4, hihihi, ada benernya juga sih dia, yang penerbangan terakhir ini malah pramugaranya lucu. Ceritanya kan mau take-off neh, trus di sebelahku, ada ibu-ibu dari Malay (ngintip dari sampul passportnya ^^) seatnya masi di-reclined gitu, trus dia bilang,” Oww, i think it is time to get ur Recaro seat at the proper place”,kkkkk), akhirnya nyampe juga ke bandara International  Suvarnabhumi, Bangkok.

Lumayan juga jauh jalan dari gate tempat kita landing ke imigrasi, tapi untungnya mata kita jadi ter”cuci”  ama toko-toko yang memajang duty free thingy hahaha…andai ga lagi bawa tour, hihi, but eniwei, aku jalan sambil kibar-kibar bendera, supaya anggota tour tetep ngikutin induknya leadernya. Waktu kita mendarat, berbarengan dengan pesawat dari Hongkong, a country somewhere at East Europe, and somewhere around Far East Asia. So, bisa kebayang crowdednya immigration itu. Langsung aku berbaris di tempat-tempat yang rada lowong. Meski harus ngantri agak lama, proses imigrasi berjalan lancar.

Setelah ambil bagasi, aku ajak smua peserta keluar dari imigrasi n there was when I first met our local guide, yang kali ini thank God,juga cewe. Dia ngenalin namanya Miss “M”, tapi nama aslinya Ubonluck (keren ya..) n kali ini supir bis kita namanya Mr.Oueng (udah umur 64-65thn, tapi keliatan sehat). Sebelom naek bis, kita dikalungi bunga n difoto satu per satu, aku juga loh…hehehe…then kita langsung menuju Pattaya (kira-kira 2 jam dari Bangkok).

Si M ini lumayan lah, aku sih ga sempet bobo di bis, dia jelasin ttg ini itu, trus dealnya (slalu antara tour leader n guide dulu doonggg), kita check in hotel, than an hour later, kita ready to be picked up to dine at local restaurant (this time Amorn Seafood, Pattaya, yang somehow teras depannya ngingetin gue ama La Codefin, Kemang, tapi bagus La Codefin deh…), trus rombongan pisah, ada 6 orang yang mau nonton Spiderman, sisanya blanja-blanji at local mall. Oya, di Pattaya kita nginep di Discovery Beach Hotel, Pattaya. Masih termasuk hotel baru, so dari peserta no complaint, kecuali kolam renang yang agak kotor, krn waktu kita dateng memang angin rada kenceng n hujan rintik-rintik. Bener-bener bisa bobo nyaman di Discovery sini. Deket banget ama 7_Eleven n juga Hard Rock Hotel & Cafe, Pattaya (dari hotel yang pintu masuknya agak masuk ke gang kecil, jalan keluar, belok kiri, trus kira-kira 500 meter deh…nyampe dah)

Discovery Beach Hotel, Pattaya

Discovery Beach Hotel, Pattaya

Superior Room, Discovery Beach Hotel Pattaya, jenis kamar yang aku dapet slama 2 malem

Superior Room, Discovery Beach Hotel Pattaya, jenis kamar yang aku dapet slama 2 malem

*photos taken from: Discovery Beach Hotel, Pattaya official website

Malemnya, aku n M jalan-jalan ke 7-Eleven hihihi…lumayan, aku nanya-nanya ttg merk mie instant favorite di Thailand (next time, kalo tanpa M n dapet guide lokal yang bapak-bapak n kurang funky, jadinya ga ter”sesat” lah yaaww), trus snack apa, dll. Aku suka banget ama white ovaltine (apa milo ya?)with Malt n low fat…waaah, skarang rada nyesel kenapa kagak beli hihi…

The next day@ Pattaya, kita  full day tour ke Nongnooch Village .  Tempat ini sejenis tropical garden gitu. Sbenernya ada foto-foto di Bromelia Garden, apa daya, kesalahan teknis di kompi blom teratasi, jadi blom bisa upload. Pan mesti di-resize dulu. Toilet ada di depan (awal-awal sbelom masuk pottery garden). Trus ama si M, kita diajak jalan menyusuri garden, tempat ikan koi, trus jalan lagi, ada patung-patung sapi n babi yg luthuw, trus lewat resto ntar kita lunch, n akhirnya sampe deh di tempat pertunjukan. Seperti yang disebutin di website-website, yang utama di sini nonton show kebudayaan Thailand skitar 1/2 jam ama elephants show,  jangan langsung keluar tempat pertunjukan setelah nonton show kebudayaan, tapi langsung menuju ke belakang, ke open stage tempat liat elephants show. En route menuju tempat elephants show (kayak jaraknya jauh aja…) kalo lewat sebelah kiri stage, ada orang utan, harimau, n banci (hihi) yang bisa diajak foto bareng, n ga gretong tentunya. Toilet ada di sebelah kiri stage. Jangan heran ya, coz yang selalu ditanyakan peserta, “khat, toilet dimana ya?”.

Salah satu sudut Nongnooch Village, Pattaya (source:http://www.farawayholidays.co.uk/faraway/pattaya/Pattaya-Nong_Nooch_Garden_in_Pattaya.jpg)

Salah satu sudut Nongnooch Village, Pattaya (source:http://www.farawayholidays.co.uk/faraway/pattaya/Pattaya-Nong_Nooch_Garden_in_Pattaya.jpg)

Gimana, indah kan?. Cuman ada salah satu yang gak aku share ama peserta. Sbenernya rada kesiyan juga sih sama gajah-gajah, orang utan, n harimau yang dikomersialkan di sono. Sebenernya kan mereka bisa bebas di alam. Cuman, pikir positifnya lagi, kalo di alam bebas, mereka ntar dimangsa juga ama predator yang tingkatnya lebih tinggi lagi di rantai makanan…haissh…okay, back to the topic deeeh…

Setelah puas liat shows, kita diisi perutnya di restaurant di dalam Nongnooch Village yang tadi sempet kita lewatin. Oiya, kalo kita ikut grup, pada saat masuk, kita akan dapet sticker per orang yang ditempelin di baju. Ini berguna buat nanti waktu liat show. Terutama liat show gajah. Warna-warna sticker menentukan tempat duduk. Ada hijau, kuning, merah, n ungu. Ada warna-warna tertentu yang tempat duduknya udah yang termasuk “reserved”.

Waktu lunch, seperti biasa aku duduk bareng si M, kali ini aku kenalan dengan tourleader dari Jakarta n guidenya yang kocak n funky, si funky ini namanya Pacharin (hihihi, lucu ya). Trus ada satu guide lokal juga. Kita berlima duduk semeja. Kita guyon habis-habisan. Mulai dari si Pacharin yang sbenernya takut bobo di hotel sendirian (guide n tourleader dapet kamar sendiri-sendiri), sampe tebak-tebakan umur. Ternyata kita semua pada ga boros wajahnya. Pada nebak umur kita under umur yang sebenernya. Yippiee…hahahaha…

Buah Durian Terbesar di dunia kkkk...(pic from flickrs.com)

Buah Durian Terbesar di dunia kkkk...(pic from flickrs.com)

Lanjut ke Supatra Land,  naek bis lagi kira-kira sejam. Di sini kita tour naek bis terbuka. Sempet kawatir juga si M n aku, coz ujan deressss banget, so kita tunggu slama 15 menitan. Thank God, ujan berhenti, so kita naek bis terbukanya malah terasa adem diantara pohon-pohon buah,dll. Oiya, buat info aja, memang buah-buahan Thailand biasanya rasanya lebih okay dari buah-buahan Indo (ato just pengaruh, neighbour’s lawn is always greener ajah ya?), cuman yang pasti, salak indo jauuuuhhh lebih enyaakkk dari salak thailand. Trust me!… Oiya, si bapak yang bantuin kita belah duren, emang tau ato pura-pura ga tau, dia belahnya duren2 yg muda-muda, trus ada satu ibu peserta yang nyari sendiri di keranjang duren, duren yang matang sampe belah sendiri, dapet 2 buah dia, trus kita nikmatin rame-rame hehehe…puter kebun buah, trus kita balik menuju base camp, trus nyeberang jalan raya (keluar dari area yang pertama), ngeliat-liat kebun yang satunya. Trus berhenti lagi untuk makan rujak pepaya muda…sooowwwyummmy. Menurut M, orang-orang Thai dari daerah yang berbatasan ama Laos n Kambodia yang sedep bikin rujaknya. Memang yummy,apalagi dimakan ama sayur-sayuran yang hidroponik.

One of the shows at Alcazar (source:flickr.com)

One of the shows at Alcazar (source:flickr.com)

Sorenya, setelah rapi jali n wangi, supaya ga kalah ama si bencongs, kita nonton Alcazar show. Saat yang ditunggu-tunggu ama peserta. Liat show ini optional, jadi tiap peserta bayar lagi 700 Baht (untuk spot yang sip). Shownya memang okay, n warianya cakep-cakep deh. Yang paling keren, yang seluruh wajah n tubuhnya dibalur warna emas n perak, keren deh, sambil nyanyi “The World Is Not Enough”. Pertama kita terkecoh, beneran kayak patung yang ditaroh di museum gitu, ehhhh, ternyata bisa gerak-gerak n nari. Ow em ji…gimana ntar cara bersihinnya ya?,weleh, cari uang emang susyeh ya…hihihi… Kelar pertunjukan, para waria itu nunggu di lapangan parkir buat berfoto ama peserta. Per orang dikenain 40 Baht. Ada guyonan, mending jangan foto ama waria buat cewek, coz ntar malah kita yang dikirain bencong

Then, keesokan hari, sebelum kita ke Bangkok, kita diajak ke Floating Market, Pattaya. Floating Market ini adalah pasar terapung yang buatan. Yang asli ada di Bangkok, namely Damnoen Saduak, kira-kira 105 km dari Bangkok. Konon, kata si M, pasar yang asli ini udah agak komersil, so ada yang berinisiatif bikin buatannya, di Pattaya. So, skarang untuk turis lebih diarahkan yang di Pattaya ini. Begitu nyampe di Floating Market ini, kita difoto sama fotographer lokal, n nanti hasilnya bisa kita ambil waktu kita pulang. Ga gretong lagiiii…karna ada bingkai dari kayunya. Tapi untuk pesertaku kali ini, kok ya kebetulan ga ada yang ke foto ahhahaaa.

Nah, toilet di tempat ini ada satu, agak ke belakang tempatnya. So, bagi yang udah kebelet, sok atuh, ke toilet dulu (gratis kok), dari tempat pertama kali masuk, ambil jalan kiri aja, ntar ada petunjuk jalannya. Setelah bebas dari rasa tertekan krn nahan pipis, boleh lah kita blanja jajanan khas Thai yang murmer, murah n enak, soal rasa, bisa kita terima lah. Oiya, di Floating Market ini, aku bisa ngerasain pijet ala Thai di pinggir kali, ditemani angin sepoi-sepoi. Secara kita tour leader, ga mau deh disuruh tiduran, aku pilih duduk ajah di kursi, coz kalo ntar ketiduran ngorok di ranjang, bisa berabe kan?hihihi. Thanks to mbak pijet karna berhasil mengembalikan kesegaran dirikuw. Dapet tip deh si embak ^^.

Pattaya Floating Market (pic from: http://tourpattaya.blogspot.com/)

Pattaya Floating Market (pic from: http://tourpattaya.blogspot.com/)

Sbenernya, di Pattaya ini, banyak tempat yang bisa dikunjungin. Terutama buat orang Indo yang suka shopping. Ada juga factory outlet yang kayaknya worth it buat ditengok n diblanjain hihihii. Tapi mungkin tour operator lokal kurang suggest kali ye. Trus di depan hotel, ada pantai berpasir putih yang menggoda banget untuk dibuat tempat duduk or melamun. Apalagi pas sunset. Ada disediain juga payung-payung berkursi di bawahnya. Tapi bewareee…gak gratis.  I repeat…ga gratis. So mending nanya dulu, kalo kaki udah pegel n pengen duduk di bawah payung. Trus di pantai ini juga ada macem-macem olah raga air seperti jetski, parasailing, dll. Menyeberang ke tengah laut, okey, coz ada Coral Island atao Koh Larn. Juga, ada Jomtien Beach yang ga sempet dimampirin kali ini.

Oiya, waktu di Pattaya sini, sempet beli sim card lokal (supaya bisa menghubungi si M kalo lagi darurat). Ternyata ber-sms ria pakai sim card lokal juga ga murah, coz sekali sms 10 Baht (kurang lebih Rp 3000). Ya sutra lah, yang penting teuteup bisa nyambung ama si guide n pak sopir.

Okay deh, next, kita lanjut ke Bangkok…

4th October 2009

Twitter Weekly Updates for 2009-10-04

Post Meta Posted by at 3:54 PM under bukanpunyamana post a comment  2 Comments »
  • Have a blessed Sunday to y’all…today’s family time… http://myloc.me/SJav #
  • @jennysan78 i think i never had enough those CSI series…u piye?wes ke laen ati? http://myloc.me/SvGO in reply to jennysan78 #
  • So excited!this time i do really serious in updating my blog…*hepi n bangga*hahaha http://myloc.me/SqsE #
  • Abis olah raga,mau mandee, n nerusin updating my blog bout my latest journey… http://myloc.me/SgIQ #
  • update blog…gilaaa hiatus ku lamaa skale… #
  • utek-utek youtube and twitter… #
  • Otw ke Surabaya,ditemeni lagu pop era 80-an… #
  • Lagi nunggu CSI@fox crime sambil baca2 friends update. I think i’ll go to Singapore next year for the F1 race…can’t wait to see the races #
3rd October 2009

Amazing Thailand 17-22 Sept 09; Bandar Seri Begawan (transit)

Post Meta Posted by at 9:49 PM under jalan-jalan, kerjaan post a comment  2 Comments »

I always want to write down this category…So, here is my journey and ada beberapa notes yang mungkin berguna buat yang mau jalan ke sono…

Setelah semuanya okay (baca: peserta sudah kumpul semua di bandara, this time was Juanda International Airport, Surabaya, n semuanya sudah check-in), kita masuk ke badan pesawat Royal Brunei.

Ups, kali ini ada delay sekitar sejam (kita nunggunya di dalem pesawat) and begitu juga waktu mau landing di Bandar Seri Begawan (BWN). Karena ujan, jadi pesawat meleset sejam dari jadwal, total, kita kena delay 2 jam. Guide lokal di bwn udah cekot-cekot nunggunya, tapi, “it’s okay, sometime it happens, in this kind of weather”, gitu katanya. Kita langsung diajak dinner di tepi sungai yang menghadap Kampong Ayer.(Itu bacanya : Kampong Aer lho). Nama restonya Portview, trus resto ini juga serve pizza (ada peserta yang take-away hihihi). Lumayan deh, kita maem shabu-shabu, jadi perut agak anget stelah ampir 5 jam di pesawat. As usual, tour leader maem bareng guide lokal n sopir. Nice chit-chat back then. Sopirnya namanya mr. Rohman, aslinya orang Filipina, trus guide lokal namanya mrs. Seri. Kita maem dengan ditemani suara jetski yang mondar-mandir, coz kata mrs. Seri, orang yang tinggal di Kampong Ayer, banyak yang kerja di pusat kota (area tempat kita dinner). Jadi, di depan resto banyak mobil-mobil yang di parkir milik penduduk Kampong Ayer.

RMS Portview Restaurant, Bandar Seri Begawan

RMS Portview Restaurant, Bandar Seri Begawan

*photo taken from Jayden Photography & Blog

Setelah dinner, kita otw ke hotel di Grand City Hotel, transit hotel, complimentary dari Royal Brunei. Semua sudah lelah, so peserta langsung masuk kamar n bobok. Sedikit review ttg Grand City hotel. Penampilannya standard untuk transit hotel. Cuman yang musti dijadikan note, breakfast bukan buffet seperti biasa, jadi buat yang in a hurry mau catch flight, musti agak pagian (distance Grand City ke airport kurang lebih 10 menit). Oiya, ditulisnya jam 07.00 sudah mulai serve breakkie, tapi agak nelat-nelat gitu ternyata. So, kita musti kasi breakfast voucher ke pelayan n dicatat order kita, trus kita nunggu 15-20 menitan, baru order kita dateng. Well, i skip breakfast here. Resto tempat kita breakfast AYAMKU. Di lantai 1 juga ada minimarket, namely AYAMKU juga. Cute!. Sekitar hotel juga banyak toko-toko yang sayangnya buka jam 10 pagi n tutup jam 10 malem.  Jadi, rombonganku came too late, n checked out too early for the shopping area. One more thing yang mungkin perlu diperhatiin orang-orang yang mau catch flight (especially tourleader), morning callnya agak telat. So, waktu itu aku telponin satu-satu pesertanya setelah lewat 10 menit dari yang semestinya. Eh, ampir 25 menit dari order kemaren malemnya, baru deh kita dapet morning call.

grand-city-hotel-b

Grand City Hotel, Bandar Seri Begawan.

*photo taken from bruneibay.net

But, it’s okay…kita ada city tour, jadi kita jalan ke James’ Asr Hassanil Bolkiah Mosque, Royal Regalia Museum, and karena peserta ku pengen beli suvenir dari Brunei Darusallam, mrs. Seri dengan baek hatinya ngajak kita ke toko kelontong yang udah buka jam 8 pagi, so kita diajak ke Happy Star.  Yah, sayang banget ada sedikit kesalahan teknis di laptop, jadi semua foto musti diambil dari sumber luar. Semuanya lumayan enjoy waktu di Bandar Seri Begawan. Aku lumayan kaget juga waktu nanya Mrs. Seri, kalo misal kita naek mobil dari ujung timur ke ujung barat Brunei kira-kira butuh waktu berapa lama, n dia jawab,”kira-kira an hour or an hour and a half, tergantung juga kondisi jalan, macet karena weekend atau tidak, tapi di sini jarang sekali macet”. Ehm, ya iyalah, penduduknya total 380.000 jiwa doang lho. Hebattt. Berikut gambar dari James Mosque diambil dari blog the cube

Mesjid ini kubah-kubah nya sejumlah urutan sultan yang sekarang, 29 buah

Mesjid ini kubah-kubah nya sejumlah urutan sultan yang sekarang, 29 buah

Di bawah ini foto dari Royal Regalia Museum diambil dari travelblog.org Sedikit tentang museum ini, sebelum masuk, kita musti melepas sepatu dan menyimpannya di rak. Begitu masuk, ada display yang boleh dibuat foto, selebihnya sudah dilarang. Jadi, saranku, begitu masuk museum ini, titipin aja dulu tas (termasuk kamera, handycam, handphone) di loker yang udah disediakan, trus masuk untuk melihat koleksi museum ini. Isi museum ini adalah mostly tentang Sultan Hassanal Bolkiah.  Ada foto-foto beliau dari kecil sampai sekarang, peralatan-peralatan yang dipakai beliau, prosesi pelantikan dan barang-barang yang dipakai waktu pelantikan, dan juga hadiah-hadiah dari negera sahabat. Menurut mrs. Seri, kita beruntung datang pada waktu mahkota yang dipakai Sultan sudah dipajang di Royal Regalia. Mahkota seberat 2,5kg tersebut seluruhnya terbuat dari emas (ehm, ehm, ehm…)…

royal-regalia

Foto dari bagian museum yang boleh difoto. Kereta ini dipakai pada saat arak-arakan penobatan Sultan Hassanal Bolkiah th. 1968

Akhirnya tiba saatnya menuju ke Brunei International Airport, untuk penerbangan menuju Bangkok. Airportnya ga terlalu besar. Tempat belanja juga kurang. Yang lumayan, masih ada counter Coffee Bean. Waktu aku n rombongan dateng, ga seramai foto di bawah ini.

bruneiinternationalairport-400

Ini dia foto Brunei International Airport. Sayang ga ada foto Coffee Bean-nya (tempat aku spent money satu-satunya di sono)

*photo taken from the cube

Okay, to be continue on Pattaya-Bangkok journey…

3rd October 2009

What I was doing in my hiatus…(prologue)

Post Meta Posted by at 1:37 PM under kerjaan, precious moments post a comment  2 Comments »

Helloww again…

Sori sebelomnya…harusnya kalo sesuai janji, mustinya update ttg apa aja yang aku lakuin selama hiatus. Berhubung ada sesuatu yang musti ditulis n penttinggg (menurut eike) untuk di-share-kan di sini. Jadi, terpaksa di-intermezzo sbentar yaa..

Aku cuman pengen bilang,”do not ever give up hope and faith”. In eniting!. Karna, kalo udah waktunya, pasti dikabulkan sama Yang Di Atas.

Baru-baru ini, ada salah satu “mimpi” ku yang ehm…jadi nyata. Aku tulis mimpinya dalam tanda kutip, coz sbenernya buat aku, mimpi yang ini udah sesuatu yang beyond my reach, ga bisa dicapai (lagi) tanpa adanya miracle. Mimpi yang satu ini, bisa terwujud sebetoelnya, in my younger days, but, because of this and that, it became a bye-bye-til-we-meet-again thing.

Eiiihhh, ternyata Tuhan itu Maha Baik n Maha Mendengar. “Mimpi” ku yang satu ini, yang udah masuk urutan kesekian dalam daftar Things To Do Before Married, ndilalah…dikabulkan. Thank you, God,…for everything…

Dari tadi mimpi ini, mimpi itu, sebenernya, apa sih mimpi loe?

Well, ini ada hubungannya ama jurusan yang aku pilih waktu kuliah dulu. Dapet kesempatan melakuakn apa yang udah didapet waktu kuliah, setelah lama ga bersentuhan ama bidang itu, n ngedapetin kesempatannya di waktu yang ga disangka-sangka, isn’t it greaaattttt?. Again, thank God for the precious chance You gave to me…mau lagi doongg, hihihihi (bletaaakk, kok ada yang nimpuk gue ya???)

Jadi, yup, that was what I did in my hiatus…I went on a tour to Bangkok as the Tour Leader…(hellowww tourism world…apparently, kita masih berjodoh…hehehe)

twitter
About
I'm KatrinHi! I'm Katrin. Welcome to my website. As a secretary, coffee addicts, natural born traveller, pure sanguinist, hello-kitty fans, writers, and a newbie fan of photography, you will find how simple yet lovely my life is.Well, I just embrace the life...
Pages
Links